Guru Besar Untad Nilai Sekolah Rakyat Jadi Langkah Strategis Perluas Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

by -44 Views
by
Prof. Dr. Juraid Abdul Latief, M.Hum
Prof. Dr. Juraid Abdul Latief, M.Hum
banner 468x60

Palu – Guru Besar Universitas Tadulako Palu, Prof. Juraid Abdul Latief, menilai Program Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto merupakan program strategis nasional yang sangat penting untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Menurut Prof. Juraid, program tersebut lahir dari kondisi nyata di Indonesia, di mana masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan menyekolahkan anak karena keterbatasan biaya. Karena itu, kehadiran Sekolah Rakyat dinilai sebagai langkah negara dalam memberikan kesempatan pendidikan yang lebih adil dan merata.

banner 336x280

“Ini merupakan program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Ini memang melihat kenyataan Indonesia, banyaknya masyarakat yang tidak mampu sekolah karena biaya. Maka ini strategis, sangat penting diterapkan untuk memperluas akses pendidikan kepada rakyat,” kata Prof. Juraid Abdul Latief, dikutip dari podcast kolaborasi Kantor Berita ANTARA Biro Sulteng dan Diskominfosantik Sulteng.

Prof. Juraid mengatakan, Sekolah Rakyat bukan hanya memberikan akses pendidikan gratis, tetapi juga menanggung kebutuhan peserta didik melalui konsep pendidikan berasrama. Anak-anak yang masuk dalam program ini akan mendapatkan pembelajaran, pendampingan, pembinaan karakter, serta pemenuhan kebutuhan selama mengikuti pendidikan.

Ia menilai, konsep tersebut menjadi penting karena peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu tidak lagi dibebani persoalan biaya pendidikan maupun kebutuhan penunjang lainnya. Dengan demikian, anak-anak dapat lebih fokus belajar dan mempersiapkan masa depan.

“Pokoknya mereka masuk belajar, itu dijamin. Bahkan namanya boarding school, berasrama. Gurunya sepenuhnya mendidik mereka sampai tamat SMA, dan mereka siap kerja,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan utama Sekolah Rakyat adalah memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Melalui pendidikan yang terarah, anak-anak dari keluarga miskin dan sangat miskin diharapkan dapat memperoleh kualitas sumber daya manusia yang lebih baik, memiliki keterampilan hidup, serta mampu bersaing di masa depan.

Prof. Juraid menyebut, program ini juga memiliki tujuan besar dalam mewujudkan pemerataan pendidikan, membentuk karakter peserta didik, serta menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik.

“Tujuannya pertama memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Yang kedua meningkatkan kualitas SDM. Yang ketiga mewujudkan pemerataan pendidikan. Yang keempat membentuk karakter peserta didik,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa sebagai program baru, Sekolah Rakyat masih memiliki tantangan, terutama dalam penyesuaian tenaga pendidik, kurikulum, dan tata kelola. Namun, Prof. Juraid menilai hal itu merupakan bagian dari proses awal pelaksanaan program besar yang membutuhkan penyempurnaan secara bertahap.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mendukung penuh pelaksanaan Sekolah Rakyat, khususnya di Sulawesi Tengah yang memiliki wilayah luas dan masih banyak anak-anak dari daerah pinggiran yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.